IMAN KEPADA HARI AKHIR DAN BERSEGERA MENINGGAKAN PERBUATAN TERCELA

PERTEMUAN KE 3


(Materi disampaikan di kelas 9 A-H SMP Al-Azhar 3 Bandarlampung pada hari senin hingga jum'at tanggal 06 s.d. 09 Agustus 2019)

C. Hakikat Beriman kepada Hari Akhir
Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Oleh sebab itu, keimanan kepada Hari Akhir hendaknya dijadikan landasan utama untuk menyadarkan diri agar selalu taat kepada ajaran Allah SWT.

Banyak ayat dan hadits yang memerintahkan kita agar meyakini datangnya Hari Akhir, di antaranya adalah firman Allah Swt. pada QS. 2. Al-Baqarah 4 di bawah ini

Artinya:
“Dan mereka yang beriman kepada (Al-Quran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”.

Kemudian dalam percakapan Rasulullah SAW dengan malaikat Jibril yang panjang tentang iman, Islam, dan Ihsan, ketika ditanya tentang iman:

“Beliau menjawab: ‘Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab Nya, para Rasul-Rasul Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk”. (H.R. Muslim).

Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa meyakini adanya Hari Akhir merupakan salah satu ciri orang beriman. Sedangkan dalam penggalan hadits di atas,  Rasulullah SAW. menyebut Hari Akhir sebagai salah satu perkara yang wajib diyakini, yang kemudian disebut rukun iman. Iman kepada Hari Akhir berarti percaya dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan yang kekal hanyalah di akhirat.

D. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir
Semua ciptaan Allah SWT. yang lahir di dunia mempunyai hikmah karena  Allah SWT. tidak menjadikan sesuatu  sia-sia belaka tanpa tujuan dan hikmah di dalamnya. Di bawah ini beberapa hikmah iman kepada Hari Akhir:

1.  Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah Swt. di dunia dan di akhirat:
2.  Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini;
3.  Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah Swt. dengan mengharapkan mau’nah-Nya pada hari itu;
4.  Senantiasa termotivasi untuk beramal baik dengan ikhlas;
5.  Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya;
6.  Menjauhkan diri dari asumsi-asumsi yang mengkiaskan apa yang ada di dunia ini dengan apa yang ada di akhirat.

E. Menerapkan Perilaku Mulia
Keyakinan akan adanya hari akhir mengantar manusia untuk melakukan kegiatankegiatan positif dalam kehidupannya khususnya banyak melakukan amal kebaikan sesuai dengan nilai-nilai Al-Quran.

Dari pembahasan di atas, perilaku yang menggambarkan kesadaran beriman kepada Hari Akhir sebagaimana berikut ini: 
1.  Menyadari bahwa semua perbuatan selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. untuk itu segala sikap dan perilaku kita harus selaras dengan tuntunan agama;
2.  Menyadari bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan kebesaran Allah SWT, sehingga diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam dirinya;
3.  Selalu berusaha melakukan amal salih dan menghindari semua perbuatan  yang bertentangan dengan norma agama;
4.  Membiasakan diri dengan akhlak karimah, seperti mawas diri, rendah hati, peduli kepada sesama, dan lain-lain;
5.  Selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. baik dengan melakukan ibadah ritual (seperti shalat) maupun dengan ibadah sosial, yaitu semua kegiatan yang bermanfaat bagi sesama;
6. Termotivasi untuk selalu bekerja keras dan menjauhi kemalasan.

Silahkan disimak tayangan video dibawah ini berkaitan dengan Gambaran yang akan terjadi pada hari kiamat.