JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD
BACA
TERLEBIH DAHULU LALU FAHAMI, KEMUDIAN DI TULIS DI BUKU CATATAN KEMUDIAN DI FOTO
HASIL PEKERJAAN DENGAN TELAH DI TANDA TANGANI ORANG TUA, KEMUDIAN KIRIM KE
WHATSAPP
4 Macam-Macam
Sujud dalam Agama Islam
(Pertemuan
Ke 1)
(Tugas
DARING kelas 8A sampai 8G SMP Al-Azhar 3 Bandar lampung pada hari Senin hingga
Selasa tanggal 02 - 03 Novemver 2020)
Seperti diketahui, sujud merupakan
rukun atau gerakan wajib yang dilakukan umat Muslim setiap kali melakukan
ibadah sholat. Gerakan ini dilakukan dengan dahi, kedua telapak tangan, kedua
lutut, dan ujung jari kaki yang menempel pada sajadah. Dalam gerakan ini,
menunjukkan sebuah pengakuan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Allaah SWT
yang mempunyai segala kelemahan dan tidak berdaya di hadapan Sang Pencipta.
Bukan hanya itu, gerakan sujud juga
merupakan bentuk syukur umat Muslim kepada Rabbnya, atas segala limpahan
berkah. Selain itu, sujud juga sebagai salah satu cara untuk menunjukkan bahwa
diri bersungguh-sungguh dalam beribadah dan memohon pertolongan. Hal inilah
yang menjadikan sujud sebagai gerakan penting yang tidak boleh ditinggalkan
dalam sholat.
Selain sebagai gerakan sholat,
ternyata terdapat berbagai macam-macam sujud dalam agama Islam. Mulai dari
sujud tilawah, sujud syahwi, hingga sujud syukur. Macam-macam sujud ini
mempunyai fungsi dan tujuannya masing-masing. Bukan hanya itu, macam-macam
sujud ini juga mempunyai bacaan doa yang berbeda satu dengan yang lain.
Bagi umat Muslim, penting untuk
mengetahui macam-macam sujud dalam agama Islam berserta fungsi dan bacaannya.
Dengan begitu, masing-masing pelaksanaan sujud pun dapat dilakukan dengan baik
dan benar.
1. Sujud Tilawah
Macam-macam sujud dalam agama Islam
yang pertama adalah sujud tilawah. Sujud tilawah ini biasanya dilakukan ketika
sesotang membaca atau mencengar ayat-ayat sajdah. Ayat Sajdah merupakan ayat
dalam kitab suci Alquran yang menerangkan dan memerintahkan untuk sujud.
Seperti dalam surat Al'A'raf ayat 206, surat Ar-Rad ayat 15, surat An-Nahl ayat
50 dan lain sebagainya.
Dalam pelaksanaannya, sujud tilawah
bisa dilakukan saat sedang melaksanakan sholat maupun ketika sedang tidak
melaksanakan sholat. Berikut adalah bacaan doa sujud tilawah yang bisa
dilafalkan:
Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa
showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi
fatabarakallahu ahsanul kholiqiin.
Artinya:
"Wajahku bersujud kepada Dzat
yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan
penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta". (HR. Ahmad, Abu
Dawud, Hakim, Tirmidzi dan nasa’i).
Dalam bacaan doa tersebut, dapat
dipahami bahwa sujud tilawah dilakukan untuk mengagungkan Allah sebagai Sang
Pencipta yang Maha Esa, Maha Tinggi, dan segala pemilik kemuliaan yang ada.
Sujud tilawah ini juga digunakan sebagai salah satu upaya bagi umat musmil
untuk memohon berkah sebaik-baiknya dari Dzat yang menciptakannya.
2. Sujud Syahwi
Berbeda dengan sujud tilawah,
macam-macam sujud dalam agama Islam berikutnya adalah sujud syahwi. Sujud
syahwi di sini dilakukan ketika seseorang lupa atas jumlah rakaat sholat yang
telah dikerjakan.
Saat tiba-tiba mengalami hal ini,
umat Muslim dapat melakukan sujud syahwi untuk menyempurnakan rukun atau
mengganti rukun yang terlupakan dalam sholat. Baik jumlah rakaat yang
terlupakan maupun salam membaca bacaan.
Dalam pelaksanaannya, sebagian ulama
menganjurkan untuk membaca bacaan doa berikut saat melakukan sujud syahwi untuk
menyempurnakan sholat :
Subhana man laa yanaamu wa laa
yas-huu.
Artinya:
"Maha Suci Allah yang tidak
pernah tidur dan tidak pernah lupa."
Pada bacaan tersebut dapat dipahami bahwa Allah merupakan Dzat yang Maha
Mengetahui, serta Maha Melihat
segala sesuatu yang terjadi. Dengan segala kelemahan dan ketidaksempurnaan
manusia, melalui sujud syahwi ini umat muslim memohon ampun atas kelalaian yang
dilakukan dalam beribadah kepada Allah. Pelaksanaan sujud syahwi ini pun
diharapkan dapat menyempurnakan rukun sholat yang terlupakan. Bukan hanya
dilakukan saat mengerjakan sholat sendiri, sujud syahwi ini juga bisa dilakukan
saat sedang melakukan sholat berjamaah.
3. Sujud dalam Sholat
Macam-macam sujud dalam agama Islam
selanjutnya tidak lain adalah gerakan sujud yang dilakukan dalam sholat.
Gerakan sujud ini menjadi salah satu rukun sholat yang harus dipenuhi, agar
ibadah sholat dapat dilakukan secara benar dan sah.
Dengan kata lain, jika gerakan sujud
ini ditinggalkan maka ibadah sholat yang dikerjakan pun akan tidak sah. Berikut
adalah bacaan sujud dalam sholat yang bisa dilafalkan:
Subhaana robbiyal a'la wabihamdih.
Artinya:
"Maha Suci Tuhanku yang Maha
Tinggi dan segala puji bagi-Nya."
Bacaan sujud ini biasanya dibaca
sebanyak 3 kali dalam setiap gerakan sujud yang dilakukan dalam sholat. Tidak
jauh berbeda dengan macam sujud lainnya, bacaan doa yang dilafalkan pada
gerakan sujud sholat juga menjunjung tinggi Maha Besar Allah dan memberikan
segala pujian baik kepada-Nya.
4. Sujud Syukur
Macam-macam sujud dalam agama Islam
yang terakhir adalah sujud syukur. Sesuai dengan namanya, sujud syukur
dilakukan saat seseorang mendapatkan nikmat dari Allah maupun dilakukan ketika
telah terlepas dan selamat dari suatu musibah. Sujud syukur ini dilakukan
dengan tujuan untuk mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas segala berkah
dan pertolongan yang diberikan Allah.
Dalam pelaksanaan sujud syukur, umat
muslim juga dianjurkan untuk membaca bacaan doa seperti berikut :
Subhaanallah walhamdulillah, walaa
ilahaillallah wallahuakbar. Walaa haula wala quwata ilabillahil aliyyil adzim.
Artinya:
"Maha suci Allah dan segala
puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar dan tiada kekuatan
serta daya upaya kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung."
Bacaan doa dalam sujud syukur ini
juga dilakukan dengan memberikan pujian kepada Allah dengan segala kekuatan
yang dimiliki-Nya. Dengan kekuatan dan izin-Nya, manusia selalu
mendapatkan limpahan berkah dan selamat dari berbagai musibah atau ujian
yang menimpanya.
